Kamis, 07 Maret 2013

Biologi: Komponen Kimiawi Sel

Senyawa penyusun bagian – bagian sel, misalnya dinding sel, membran, organel, dan inti sel, umumnya merupakan senyawa organik berukuran besar. Senyawa organik penyusun sel secara garis besar dapat dikelompokan atas 4 kelompok utama, yakni : Karbohidrat, Lipid, Protein, dan Asam Nukleat.



a.   Karbohidrat
Istilah karbohidrat meliputi gula dan polimernya. Karbohidrat merupakan senyawa organik yang disintesiskan dari senyawa anorganik yang mengandung unsur – unsur C, H, dan O. Karbohidrat yang paling sederhana adalah monosakarida (gula tunggal). Disakarida adalah gula ganda yang terdiri atas dua monosakarida yang dihubungkan melalui kondensasi. Karbohidrat yang merupakan makromolekul adalah polisakarida, polimer yang terdiri dari banyak gula.
Monosakarida (dari bahasa Yunani monos, berarti “tunggal” dan sacchar, berarti gula) umumnya memiliki rumus molekul yang merupakan beberapa kelipatan CH2O. Glukosa (C6H12O6), monosakarida yang paling umum, memiliki peran penting dalam kehidupan. Gugus hidroksil terikat pada setiap karbon kecuali satu, yang berikatan ganda dengan oksigen untuk membentuk gugus karbonil. Tergantung pada lokasi gugus karbonil itu, gula bisa sabagai aldosa (gula aldehida) atau sebagai ketosa (gula keton). Glukosa misalnya, aldosa, fruktosa, dan isomer struktural glukosa merupakan bagian ketosa.

        Disakarida terdiri atas dua monosakarida yang dihubungkan oleh suatu ikatan glikosidik, ikatan kovalen yang terbentuk antara dua monosakarida melalui reaksi dehidrasi, misalnya maltosa merupakan suatu disakarida yang dibentuk melalui penyatuan dua molekul glukosa. Juga dikenal sebagai gula malto. Maltosa merupakan bahan untuk pembuatan bir. Laktosa, gula yang ditemukan dalam susu, merupakan disakarida lain, yang terdiri atas sebuah molekul glukosa yang berikatan dengan sebuah molekul galaktosa. Disakarida yang paling banyak di alam adalah sukrosa, yaitu gula yang sehari – hari kita konsumsi. Kedua monomernya adalah glukosa dan fruktosa. Tumbuhan organ nonfotosintetik lainnya dalam bentuk sukrosa.
      Polisakarida adalah makromolekul, polimernya dihubungkan dengan ikatan glikosidik. Beberapa polisakarida berfungsi sebagai materi simpanan atau cadangan yang nantinya diperlukan sebagai dihidrolisis untuk menyediakan gula bagi sel. Polisakarida lain berfungsi sebagai materi pembangun (penyusun) untuk struktur yang melindungi sel atau keseluruhan organisme.
Dalam setiap gram karbohidrat yang terpakai oleh jaringan akan menghasilkan 4,1 kalori. Karbohidrat dapat disimpan dalam tubuh, yaitu dalam hati, otot, dan sebagian kecil dalam darah. Apabila dalam makanan kita kekurangan karbohidrat maka darah akan bersifat asam atau acidosis.
Contoh makanan yang mengandung karbohidrat paling tinggi adalah nasi, roti, dan kentang
sumber karbohidrat tertinggi

b.   Lemak
Lemak (lipid) terdiri atas unsur karbon dan hidrogen. Lemak adalah molekul besar yang tersusun dari dua jenis molekul yang lebih kecil, yaitu gliserol dan asam lemak. Asam lemak dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu sebagai berikut :
a. Lemak Jenuh
Asam lemak ini berbentuk padat pada suhu ruangan. Sebagian besar lemak hewan, seperti lemak babi dan mentega adalah jenuh.
daging merupakan lemak jenuh
b. Lemak tak Jenuh
Lemak tumbuhan dan ikan umumnya tidak jenuh karena berada dalam bentuk cair pada suhu ruangan. Lemak tumbuhan dan ikan disebut sebagai minyak. Misalnya minyak jagung dan minyak hati ikan cod. Kekakuan pada asam lemak tidak jenuh itu mencegah terjadinya penggumpalan molekul lemak yang cukup dekat yang bisa mengubahnya menjadi padat. Menu makanan yang banyak mengandung lemak jenuh merupakan salah satu dari beberapa faktor yang dapat menyebabkan penyakit kardiovaskuler pada manusia. Pada kondisi ini simpanan yang disebut kerak (plak) berkembang dilapisan internal pembuluh darah yang menghambat aliran darah dan mengurangi kelenturan pembuluh tersebut.
Lemak tidak memiliki afinitas terhadap air. Contoh umum fenomena ini adalah pemisahan minyak goreng (suatu asam lemak cair) dari larutan asam cuka dan botol bumbu salad. Selain lemak, golongan lipid yang penting lainnya adalah fosfolipid dan steroid.
Fosfolipid (fosfor dan lipida) merupakan komponen utama membran sel.
Steroid adalah lipid yang ditandai dengan kerangka karbon yang terdiri atas empat cincin yang menyatu. Salah satu steroid yakni kolesterol.
minyak goreng merupakan lemak tak jenuh
kacang kedelai merupakan lemak tak jenuh
Didalam tubuh, lemak memiliki beberapa fungsi sebagai berikut:
1Sebagai cadangan energi
2Lapisan lemak dibawah kulit sebagai insulator tubuh
3Dapat melindungi berbagai organ yang penting, seperti ginjal, hati, dan sebagainya
4Dapat melarutkan berbagai vitamin yaitu, vitamin A, D, E, dan K.
c.   Protein
    Struktur Protein

     Protein merupakan senyawa makromolekul yang terbentuk dari hasil polimerisasi kondensasi berbagai asam amino. Protein termasuk kopolimer. Setiap molekul protein mengandung sekitar 20 jenis asam amino yang berikatan, dengan jumlah asam amino yang dapat mencapai ribuan. Antarmolekul asam amino tersebut berikatan kovalen yang disebut ikatan peptida. Ikatan peptida ini terjadi antara atom C (dari gugus -COOH) dan atom N dari (gugus -NH2).

Gambar: ikatan peptida

           Protein yang terbentuk dari dua molekul asam amino disebut dipeptida, dari tiga molekul asam amino disebut tripeptida, dan dari banyak molekul asam amino disebut polipeptida. 
           Rangkaian asam amino yang membentuk protein sering dikelompokkan ke dalam empat tingkatan struktur, yaitu primer, sekunder, tersier, dan kuarterner. Struktur primer merupakan rantai pendek dari asam amino dan dianggap lurus. Struktur sekunder merupakan rangkaian lurus (struktur primer) dari rantai asam amino. Namun, setiap gugus mengadakan ikatan hidrogen sehingga rantai asam amino membentuk struktur heliks, seperti pegas atau per. Struktur tersier terbentuk jika rangkaian heliks (struktur sekunder) menggulung karena adanya tarik-menarik antarbagian polipeptida sehingga membentuk satu subunit protein yang disebut struktur tersier. Struktur kuarterner terbentuk jika antarsubunit protein (dari struktur tersier) berinteraksi membentuk struktur kuarterner.

Gambar Empat Struktur Protein.
Penggolongan Protein
Jenis protein yang sangat beragam dapat digolongkan berdasarkan komposisi kimia, bentuk, dan fungsi biologis.
skema penggolongan protein
e.   Garam – garam mineral
Didalam sistem pencernaan makanan, garam mineral tidak mengalami proses pencernaan. Hal ini disebabkan sifatnya yang mudah larut dalam air sehingga mudah diserap oleh darah di kapiler jonjot – jonjot usus halus. Jika tubuh mengalami kekurangan garam mineral tertentu akan menyebabkan penyakit defisiensi.
Berdasarkan jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh, garam - garam mineral dapat dikelompokan menjadi dua, yaitu: makroelemen dan mikroelemen
        Makroelemen
Makroelemen adalah unsur – unsur yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah yang banyak. Misalnya Natrium (Na), Kalsium (Ca), Kalium (K), Fosforus (P),  Magnesium (Mg), Klorin (Cl), Belerang (S), Fluorin (F), dan Iodin (I).
        Mikroelemen
Mikroelemen adalah unsur – unsur  yang diperlukan tubuh dalam jumlah sedikit misalnya mangan (Mn), Kromium (Cr), Kobalt (Co), Molibdenum (Mo), Zink (Zn), dan Tembaga (Cu).

Tabel macam – macam mineral


Nama mineral
Fungsi
Jumlah kebutuhan per hari
Sumber
Akibat (defisiensi dan kelebihan)
Kalsium (Ca)
Bersama fosfor membentuk matriks tulang dan gigi.
Membantu proses pembekuan darah.
Proses kontraksi otot, transmisi impuls saraf.
Tergantung umur, jenis kelamnin, dan kondisi tubuh
Dewasa: 0,8 g
Anak – anak: 1,4 g
Ibu hamil: 1,5 g
Ibu menyusui: 2,0 g
Susu, keju, kuning telur, mentega, udang.
Sayuran kol, bit wortel, kacang – kacangan, bawang, dan buah – buahan.
Penggunaannya diatur oleh parathormon yang dihasilkan oleh kelenjar anak gondok.
Defisiensi: karies pada gigi, ratikisa (pertumbuhan tulang yang tidak sempurna), mudah terjadi kejang pada otot, darah sulit membeku, osteoporosis
Kelebihan: hiperkalsemia
Fosforus (P)
Pembentukan  matriks tulang, kontraksi otot, metabolisme, bahan baku fosfatid, pembelahan sel.
1,14 % berat tubuh (0,8 g)
Ikan,jagung, dan kacang - kacangan
Defisiensi: pada hakikatnya sama dengan defisiensi Ca, demineralisasi tulang
Kelebihan: pengikisan rahang
Besi (Fe)
Komponen enzim sitokrom yang berperan dalam respirasi sel, komponen inti logam dari hemoglobin
15 – 30 mg
Sayuran hijau: bayam dan kangkung
Defisiensi: anemia
Kelebihan: sirosis pada hati
Natrium (Na)
Membentuk natrium bikarbonat yang berperan dalam keseimbangan asam – basa cairan tubuh, membantu mempertahankan iritabilitas (kepekaan terhadap rangsang) sel – sel otot dan saraf, keseimbangan osmotik cairan ekstraseluler.
0,1 – 0,2 % berat tubuh
Garam dapur
Defisiensi: nilai osmotik cairan ekstraseluler turun sehingga mengakibatkan terganggunya pengaturan suhu tubuh, kejang, otot dan kelelahan.
Kelebihan: tekanan darah tinggi
Kalium (K)
Sebagai katalisator pembentukan karbohidrat dan protein, kontraksi otot, tranmisi impuls saraf. Memelihara denyut jantung, pengaturan pelepasaninsulin dari pankreas
0,1 – 0,2 % berat tubuh
Daging unggas, buah – buahan, dan sayur – sayuran.
Defisiensi: hambatan pertumbuhan, kelemahan otot, denyut jantung tidak normal
Kelebihan: kejang otot bahkan kematian.
Iodin (I)
Berperan penting dalam penyusunan hormon tiroksin
0,14 % berat tubuh
Ikan laut, minyak ikan, sayuran hijau, kulit kentang, dan garam beriodin.
Defisiensi: kurangnya pendengaran pada janin yang dikandung, pembengkakan kelenjar gondok, kecerdasan menurun, kerdil
Kelebihan: aktivitas tiroid menurun
Belerang (S)
Komponen penyususn beberapa vitamin: tiamin, biotin, asam panthotenat, aktivator enzim, membantu peyimpanan dan pembebasan energi
Tergantung kebutuhan. asam amino sulfur
Telur, daging, keju, sayuran hijau
Defisiensi: berhubungan dengan asam amino sulfur
Kelebihan: pertumbuhan terhambat
Magnesium (Mg)
Respirasi intrasel, katalisator beberapa reaksi biokimia tubuh, unsur penting dalam otot, tulang, dan eritrosit.
0,07 % berat tubuh
Padi – padian, daging, dan susu
Defisiensi: kontrol emosi dan mental turun, perubahan yang mengarah padakerusakan ginjal dan kardiovaskuler
Kelebihan: diare
Fluorin (F)
Menguatkan dan meningkatkan daya tahan gigi
Telur, susu, garam, ikan laut, dan teh hijau
Defisiensi: caries dentis
Kelebihan: kepadatan gigi meningkat, menggangu impuls saraf
Klorin (Cl)
Komponen penyusun asam lambung serta keseimbangan
2 g
Garam dapur
Defisiensi: kontraksi otot abnormal


f.    Vitamin
Kata vitamin berasal dari kata vital yang artinya hidup dan amin yang berarti senyawa yang mengandung gugus N. Vitamin adalah zat organik  untuk memperlancar metabolisme tubuh. Kerja vitamin mirip dengan enzim yaitu sebagai katalisator reaksi. Kondisi kekurangan vitamin disebut dengan avitaminosis.
Pada umumnya vitamin tidak dapat dibuat oleh tubuh. Akan tetapi, ada beberapa vitamin yang dapat dibuat dari zat – zat tertentu (disebut provitamin) di dalam tubuh. Contoh vitamin yang mempunyai provitamin adalah vitamin D. Provitamin D banyak terdapat di jaringan bawah kulit. Vitamin lain yang disintesis di dalam tubuh adalah vitamin K dan vitamin B-12. Kedua macam vitamin tersebut disintesis didalam usus.
Berdasarkan kelarutannya, vitamin dibagi menjadi dua kelompok, yaitu: vitamin yang larut dalam air (vitamin B dan C) dan yang larut dalam lemak (vitamin A, D, E, dan K). Oleh karena sifat kelarutannya tersebut vitamin yang larut dalam air tidak dapat disimpan dalam tubuh, sedangkan vitamin yang larut dalam lemak dapat disimpan dalam tubuh.
Tabel macam – macam vitamin




Tabel macam – macam vitamin


Nama vitamin
Fungsi
Jumlah kebutuhan
Sumber
Akibat
(defisiensi dan kelebihan)
Larut dalam air
B kompleks:
B1: aneurin (thiamin)
Aneuritik
Anti beri - beri
Koenzim dalam pelepasan CO2 selama respirasi sel, absorpsi lemak, keseimbangan air dalam tubuh, serta  menjaga nafsu makan.
1,5 mg
Kulit ari beras/ gandum, hati, jantung, ginjal, otak, susu, kuning telur, wortel, dan ragi.
Defisienai: menghambat proses glikolisis, sel keracunan asam piruvat, kontraksi otot jantung dan tranmisi impuls pada sistem saraf pusat melemah, nafsu makan turun, penumpukan cairan pada jaringan sehingga menderita beri – beri
Kelebihan: belum diketahui
B2:
Riboflavin
Laktoflavin
Enzim pembawa hidrogen berenergi tinggi pada proses transpor elektron, tranmisi rangsang cahaya ke saraf mata, menjaga nafsu makan, mmelihara jaringan sekitar mulut
1,8 mg
Ragi, telur, hati, otak, dan jantung
Defisiensi: luka kulit terutama di sudut mulut dan bibir (keilosis), terdapat pembuluh darah pada kornea mata sehingga penglihatan kabur, katarak (lensa mata menjadi buram), dapat mengakibatkan kebutaan
Kelebihan: belum diketahui
B3:
Niasin
Asam nikotin
Antipelagra
Pembelahan dan pertumbuhan sel, mencegah pelagra, dengan fosfat membentuk koenzim yang berperan pada respirasi sel
20 mg
Ragi, hati, ikan tuna, telur, susu, beberapa macam sayuran.
Defisiensi: penyakit peagra dengan gejala 3D (Dermatitis, diare, dimensia)
Kelebihan: kulit disekitar leher, muka, dan telapak tangan terkelupas, terbakar dan gataal – gatal.
B5:
Asam pantotenat
Komponen struktur koenzim A yang berperan dalam proses oksidasi sel
5 – 10 mg
Ragi, hati, kuning telur, dan daging
Defisiensi: penyakit kulit, nafsu makan menurun, insomnia (sulit tidur pada malam hari), dermatitis
Kelebihan: belum diketahui
B6:
Piridoksin
Pertumbuhan, pembentukan sel – sel darah merah, sel kulit, metabolisme lemak, bagian gugus prostetik dari enzim dekarboksilase dan trensaminase yang berperan dalam mengubah kelebihan asam amino
2 mg
Ragi, gandum, jagung, hati, dan ikan
Difesiensi: pelagra, anemia, obstipasi, pertumbuhan anak terhambat, kejang otot
Kelebihan: belum diketahui
B11:
Asam folat
Penting untuk pembentukan sel darah merah dan asam nukleat (RNA dan DNA)
0,4 mg
Pisang, lemon, polong – polongan, kecabah, gandum, ragi, dan daging sapi
Defisiensi: anemia, pernisiosa, radang pada lidah, diare, pertumbuhan pada usia remaj terhambat
Kelebihan: belum diketahui
B12:
Sianokobalamin
Anti anemia
Pernisiosa
Koenzim dalam metabolisme asam merangsang pembentukan sel darah merah
0,003 mg
Telur, susu, hati, ikan, udang, kerang, dan daging
Defisiensi: anemia pernisiosa, mempengaruhi saraf
Kelebihan: belum diketahui
Biotin
Vitamin H
Koenzim didalam sibtesis lemak, metabolisme asam amino, pembentukan glikogen
0,15 – 0,3 mg
Kacang – kacangan, sayuran, dan ragi
Defisiensi: letih, depresi, mual (nausea), dermatitis, nyeri otot
Kelebihan: belum diketahui
C:
Asam askorbat
Menjaga elastisitas kapiler darah, pembentukan serabut kolagen, menjaga perlekatan akar gigi pada gusi, koenzim dari beberapa reaksi katabolisme karbohidrat dan lemak, pertumbuhan tulang
45 mg
Hati, ginjal, sayuran hijau, buah terutama yang rasa asam, misalnya jeruk dan tomat
Defisiensi: degenerasi kulit, gigi, pembuluh darah, penyakit skorbut, kerusakan sendi
Kelebihan: pembentukan batu ginjal
Larut dalam lemak
A: retinol
Antixeroftalmia
Penyusun rodopsin, memelihara jaringan epitelium
1 mg
Sayuran hijau dan kuning, wortel, susu, margarin, minyak ikan, keju, dan mentega
Defisiensi:  Xeroftalmia (pengerasan jaringan okuler), buta senja (hemeralopi), bintik bitot, buta permanen, frinoderma
Kelebihan: sakit kepala, muntah, tulang retak, kulit mengelupas
D: Ergosterolkalsititis
Mengatur kadar kalsium di salam darah, memperbesar penyerapan ion Ca dan P berperan dalam osifikasi
0,01 mg
Minyak ikan, mentega, susu, kuning telur, dan ragi
Defisiensi: proses osifikasi (penulangan) terganggu sehingga menimbulkan rakitis, tulang mudah patah
Kelebihan: tidak berakibat
E: Tokoterol
Anti sterilitas
Kofaktor untuk transpor elektron dalam rantai sitokrom (respirasi sel), antioksidan untuk mencegah kerusakan membran sel, mencegah pendarahan yang banyak pada ibu melahirkan, mencegah keguguran
15 mg
Kecambah, kacang hijau, susu, kuning, telur, dan hati
Defisiensi: gangguan pada pematangan dan diferensiasi sel, kematian sel, kemandulan, keguguran layuh otot karena tranmisi impuls saraf terganggu
Kelebihan: tidak berakibat
K:
Filokuinon
Anti pendarahan
Penting dalam pembekuan darah termasuk dalam pembentukan protombin didalam sel hati
0.03 mg
Sayuran hijau, buah, daging, dibentuk sendiri di dalam usus besar
Defisiensi: terganggunya pembekuan darah
Kelebihan: menyebabkan penyakit jantung

g.   Air
Air tergolong sebagai zat makanan karena air selalu diperlukan sebagai bahan pelarut dalam metabolisme tubuh. Air tidak menghasilkan energi. Kandungan air dalam tubuh manusia sekitar 60 – 65 % berat tubuh. Didalam jaringan tubuh, air digunakan untuk:
1.   Melarutkan senyawa – senyawa lainnya
2.   Mengangkut zat dari sel ke sel atau  dari jaringan ke jaringan lainnya
3.   Menjaga stabilitas suhu tubuh
Air yang diperlukan tubuh diperoleh langsung dari air minum dan secara tidak langsung diperoleh dari bahan makanan seperti buah – buahan dan sayur – sayuran.
KONSEP IKATAN KIMIA 
               
a.   Elektronegativitas
Elektronegativitas merupakan sifat berkala (periodik) yang penting. Ada dua sifat fisis atom yang mempengaruhi sifat kimiawinya, yaitu perubahan energi akibat penambahan satu elektron pada atom netral dan perubahan energi akibat pengurangan satu elektron dari atom netralnya. Unsur logam lebih elektropositif dibandingkan unsur non-logam. Unsur non-logam menerima elektron (membentuk ion negatif) lebih mudah dibandingkan unsur logam dan tidak mudah menyerahkan elektronnya. Jadi, unsur non-logam lebih elektronegatif dibandingkan unsur logam.
Perbedaan afinitas (kesukaan mengikat) ini menyebabkan perbedaan sifat kimia diantara kedua golongan unsur tersebut. Dengan demikian, elektronegativitas suatu atom ialah besarnya daya menarik elektron kedalam atomnya dalam penggabungan kimia.
b.   Ikatan ionik
Teori ikatan kimia modern dijelaskan lewat penerapan mekanika kuantum pada struktur atom. Namun, dalam bab ini kita hanya akan membahas dengan model yang sederhana, yaitu dengan model titik-elektron Lewis (dikenalkan oleh GN Lewis tahun 1916)

        Model Lewis dimulai dengan mengenali bahwa tidak semua elektron dalam atom berpartisipasi langsung dalam pembentukan ikatan kimia. Elektron dapat dibagi kedalam dua kelompok: kelompok teras, yang dipegangi secara erat oleh inti dan tidak secara nyata terlibat dalam pembentuan ikatan, dan elektron valensi (valensi memiliki kemampuan untuk bergabung secara kimia) yang berperan dalam pembentukan ikatan. Selanjutnya, dengan pengecualian helium, jumlah elektron valensi dalam atom netral dari unsur utama (yang ada dalam golongan I sampai VIII) sama dengan nomor golongan unsur tersebut dalam tabel berkala. Misalnya, atom bromin memiiki tujuh elektron vlensi (seperti klorin), dan atom strontium memiliki dua (seperti berilium). Sifat kimia yang sama dalam satu golongan timbul karena jumlah elektron valensi yang sama dalam atom dari unsur – unsur golongan tersebut. Jumlah maksimum elektron valensi adalah delapan, dan atom dengan elektron valensi penuh seperti ini (gas mulia dari neon sampai xenon) sangat stabil dan secara kimia tidak reaktif. Helium merupakan unsur tidak reaktif dengan hanya dua elektron valensi. Model Lewis menggambarkan elektron valensi dengan titik – titik, elektron terasnya tidak digambarkan. Empat titik pertama dihambarkan sendiri – sendiri di eempat sisi lambung unsur. Jika terdapat lebih dari empat elektron, maka titik – titik mulai diberi pasangan. Hasilnya ialah lambang titik Lewis untuk atom tersebut.
Ø  Pembentukan senyawa ionik biner
Ion bermuatan positif (kation) terbentuk bila suatu atom menyerahkan satu atau lebih elektron. Ion bermuatan negatif (anion) terbentuk bila atom bertambah elektronnya. Atom – atom menyerahkan atau menerima elektron cukup mudah, baik dalam proses fisika maupun dalam proses kimia. Terciptanya ion dinyatakan dengan menambah atau membuang sejumlah titik dari lambang titik Lewis dan juga dengan menuliskan muatan listrik bersih dari ion tersebut sebagai superskrip di sebelah kanan. Jadi, “2-“ berarti bahwa ion mempunyai muatan bersih sama dengan muatan dua elektron. Contohnya
        Na              Na+                Ca∙             Ca2+
atom natrium        ion natrium         atom kalsium          ion kalsium

Semua elektron tentu saja sama. Tanda x semata – mata untuk membedakan dari mana elektron itu berasal
c.   Ikatan kovalen
Dalam senyawa ionik yang terdiri atas dua unsur, kedua atom yang terlibat dalam pembentukan ikatan ionik adalah atom logam dan atom nonlogam. Bila atom logam menghampiri atom nonlogam, ada kecenderungan kuat bagi atom logam untuk menyerahkan elektronnya dan bagi atom nonlogam untuk menerima elektronnya sehinggga terbentuklah ion positif dan ion negatif, dan atom – atom kedua unsur tersebut memperoleh kestabilan konfigurasi dengan elektron oktetnya. Namun, bila dua atom identik saling menghampiri, kecenderungan serah – terima elektron hampir tidak ada. Atom – atom yang identik dapat memperoleh konfigurasi elektron gas mulia yag stabil dengan cara penggunaan bersama elektron. 

Misalnya, karbon dan klorin bergabung melalui ikatan kovalen membentuk karbon tetraklorida, CCl4. Karbon (Golongan IV) memerlukan empat elektron untuk melengkapi oktetnya: klorin memerlukan satu. Banyaknya ikatan kovalen yang dapat dibentuk oleh satu atom sama dengan banyaknya elektron yang diperlukan untuk mencapai konfigurasi elektron gas mulia. Karbon memerlukan empat elektron dan dengan begitu membentuk empat ikatan. Setiap atom klorin memerlukan satu elektron dan akan membentuk satu ikatan. Dalam molekul CCl4 dan atom C dan setiap atom Cl memiliki delapan elektron di sekelilingnya. Jadi, setiap atom mencapai konfigurasi elektron gas muia yang stabil.
Ø  Ikatan kovalen ganda
Penggunaan ikatan bersama tidak terbatas pada pasangan elektron saja. Nitrogen memiliki lima elektron valensi dan memerlukan tiga elektron lagi untuk melenhkapi oktetnya. Dalam pembentukan N2, dua atom N tidak dapat mencapai konfigurasi delapan elektron – elektron hanya dengan penggunaan bersama sepasang elektron.
Setiap atom N dalam susunan di atas hanya mempunyai enam elektron diseputarnya. Oktet yang diinginkan hanya dapat dicapai jika tiga pasang elektron digunakan bersama – sama. Ikatan yang terbentuk diantara dua atom N dinamakan ikatan ganda tiga (). Setiap atom N dikelilingi oleh delapan elektron. 



Dengan cara yang sama, ikatan rangkap (ganda, =) terbentuk bila dua atom menggunakan bersama dua pasang elektron. Ini terjadi pada karbon dioksida, CO2. Atom C memerlukan empat elektron untuk melengkapi oktetnya. Jadi, atom C membentuk empat ikatan. Setiap atom O memerlukan dua elektron, dan masing – masing akan membentuk dua ikatan. Jadi, dalam membentuk CO2, atom C bergabung dengan dua atom O melalui ikatan rangkap.

Ø  Ikatan kovalen polar
Dalam molekul seperti H2O dan HBr yang kedua atomnya identik, pasangan elektron pembentuk ikatan digunakan sama rata diantara kedua atom. Ikatan seperti ini dikatakan ikatan kovalen nonpolar. Akan tetapi, bila dua atom yang berbeda terikat secara kovalen, elektronikatan tidak digunakan sama rata tetapi condong ke salah satu atom, maka yang terbentuk ialah ikatan kovalen polar. Hal ini terjadi karena salah satu atom menarik elektron lebih kuat ke arah dirinya dibandingkan dengan ke arah atom ainnya itu. Kemampuan untuk menarik eektron ikatan itu dinyatakan dari segi elektronegativitas.



H2O dan HBr merupakan contoh ikatan kovalen
    
    Ikatan kovalen koordinasi terbentuk apabila salah satu atom memberikan dua elektron sekaligus kepada atom lainnya dalam membentuk ikatan kovalen.

Lirik Lagu Cening Putri Ayu

Putri cening ayu ngijeng cening jumah
Meme luas malu kapeken meblanja
Apang ada darang nasi

Putri cening ayu ngijeng cening jumah
Meme luas malu kapeken meblanja
Apang ada darang nasi

Meme tiang ngiring nongos ngijeng jumah
Sambilan mangempu ajak titiang dadua
Ditekane nyen gapgapin

Meme tiang ngiring nongos ngijeng jumah
Sambilan mangempu ajak titiang dadua
Ditekane nyen gapgapin

Putri cening ayu ngijeng cening jumah
Meme luas malu kapeken meblanja
Apang ada darang nasi

Putri cening ayu ngijeng cening jumah
Putri cening ayu ngijeng cening jumah

SBK: Bermain Alat Musik Ritmis

Kamu telah mengetahui bahwa alat musik ritmis merupakan alat musik yang tidak bernada. Alat musik ritmis ada bermacam-macam di antaranya triangle, tamborin, dan marakas. Alat musik ritmis mempunyai fungsi tunggal yaitu mengatur jalannya irama lagu.
Bermain alat musik ritmis yaitu memainkan alat musik ritmis dalam suatu lagu dengan mengutamakan ketepatan irama. Dalam bermain alat musik, ritme merupakan unsur utama yang dapat memberi hidup dan kesan yang sesuai pada musiknya. Ritme dapat ditulis menggunakan simbol tertentu atau not balok yang disebut notasi irama. Perhatikan notasi irama berikut.
B. Mempertunjukkan Permainan Alat Musik Ritmis
Pertunjukan permainan alat musik ritmis merupakan suatu kegiatan dalam mempertunjukkan permainan alat musik ritmis kepada orang banyak. Kegiatan itu dapat dilakukan di tempat tertentu atau di gedung pertunjukan.
Suatu pertunjukan musik tentu mempunyai maksud dan tujuan. Maksud dan tujuan pertunjukan musik di antaranya sebagai media apresiasi, uji keterampilan bermusik, atau sebagai pelestarian budaya bangsa. Adapun unsur-unsur pertunjukan musik meliputi materi pertunjukan, pemain, dan penonton. Materi pertunjukan berupa musik yang dimainkan. Pemain merupakan orang yang terlibat langsung dalam pertunjukan. Penonton merupakan orang yang menikmati pertunjukan musik.
Dalam menyelenggarakan pertunjukan permainan alat musik ritmis, kamu perlu melakukan beberapa persiapan sebagai berikut.
1. Membentuk panitia kecil
Panitia kecil bertugas mengurusi segala sesuatu yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan pertunjukan musik.
2. Menentukan materi ujian
Materi sajian berupa notasi irama yang akan dimainkan menggunakan alat musik ritmis. Berikut contoh notasi irama dengan menggunakan berbagai alat musik ritmis.
3. Menentukan waktu dan tempat
Pemilihan waktu dan tempat dapat dibicarakan dengan guru kelas. Waktu pertunjukan sebaiknya dipilih dengan tidak mengganggu mata pelajaran lainnya. Tempat pertunjukan dapat dilakukan di ruang kelas dengan ditonton oleh siswa lainnya.
4. Melaksanakan latihan
Latihan sebaiknya dilakukan secara rutin dan bertanggung jawab. Hal ini bertujuan agar dalam pementasan dapat berhasil dengan baik.
5. Pelaksanaan pertunjukan

Sabtu, 16 Februari 2013

TIK: PENGERTIAN JARINGAN INTERNET

Teknologi berkembang pesat sehingga ada sebuah slogan yang mengatakan "Dunia di Gemgaman Tangan Anda", salah satu teknologi yang sungguh fenomenal adalah Internet, sebuah Jaringan yang begitu kompleks namun sungguh mengagumkan maka kita sebut sebagai Jaringan Internet. Internet adalah jaringan komputer yang bisa dikategorikan sebagai WAN, menghubungkan berjuta komputer diseluruh dunia, tanpa batas negara, dimana setiap orang yang memiliki komputer dapat bergabung ke dalam jaringan ini hanya dengan melakukan koneksi ke penyedia layanan internet (internet service provider / ISP) seperti Telkom Speedy, atau IndosatNet. Internet dapat diterjemahkan sebagai international networking (jaringan internasional), karena menghubungkan komputer secara internasional, atau sebagai internetworking (jaringan antar jaringan) karena menghubungkan berjuta jaringan diseluruh dunia.

Internet dimulai ketika Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Department of Defense USA) membangun sebuah jaringan komputer di tahun 1969, yang diberi nama ARPANET (Advanced Research Project Agency NETwork) dengan tujuan untuk menghubungkan beberapa komputer yang berada dibeberapa universitas melakukan riset militer, terutama untuk membangun jaringan komunikasi komputer yang mampu bertahan terhadap serangan nuklir. Jaringan ini berkembang terus, semakin banyak komputer yang terlibat, dan riset disisi pengembangan perangkat lunak juga berkembang. Pada bulan Mei tahun 1974, Vinton G.Cerf dari Stanford University dan Robert E.Kahn dari Departemen Pertahanan USA, mempublikasi sebuah paper di IEEE Transaction on Communication berjudul “A Protocol for Packet Network Intercommunication”, konsep ini kemudian populer sebagai protokol TCP/IP, ketika ARPANET meng-adopsi protokol menjadi protokol standard untuk ARPANET pada tahun 1983. Pihak universitas terutama University of California at Berkeley kemudian membangun sistem operasi Berkeley Software Distribution Unix) atau BSD UNIX (dikenal dengan nama Free BSD Unix) dan pihak departemen pertahanan membiayai Bolt Baranek dan Newman (BBN) untuk meng-implementasi protokol TCP/IP pada BSD Unix untuk diterapkan pada ARPANET, dengan demikian cikal-bakal internet terbentuk.

Pada penghujung tahun 1983, jaringan ARPANET dibagi dua menjadi DARPANET (Defence ARPANET) dan MILNET (MILitary NETwork). Pada tahun 1985 dibentuklah jaringan NFSNET (National Science Foundation NETwork) untuk menghubungkan supercomputer yang ada diberbagai universitas di Amerika dan disambungkan dengan ARPANET. Jaringan NSFNET dikembangkan terus oleh periset perguruan tinggi. Pada tahun 1988 jaringan backbone internet ini hanya berkapasitas 56 Kbps. Walaupun pada tahun 1990 secara resmi ARPANET ditutup, namun jaringan internet yang telah terbentuk diteruskan oleh pihak universitas di Amerika dan memasukkan jaringan universitas di benua Amerika (Kanada dan Amerika Selatan) serta jaringan di Eropa menjadi bagian dari internet. Pada tahun 1992 jaringan backbone ditingkatkan ke T3 dengan kecepatan 45 Mbps, dan disekitar tahun 1995 ditingkatkan lagi menjadi OC-3 pada kecepatan 155 Mbps. Kini backbone internet berkecepatan tinggi dalam order Gbps.

Topologi internet pada dasarnya adalah mesh-topology, menghubungkan banyak jenis jaringan melalui sistem packet-switching, kalaupun bisa dikatakan yang menjadi pusat-nya adalah beberapa NAP (Network Access Point) yang ada di San Fransisco (Pacific Bell), di Chicago (Ameritech), New Jersey (Sprint), dan Merit Access Exchange (MAE) di San Fransisco (MAE West) dan Washington, D.C (MAE East) yang ditangani oleh MFS Datanet.

Walaupun tidak ada organisasi yang memiliki internet, namun ada banyak organisasi yang memelihara jaringan ini melalui penetapan standarisasi protokol, aturan-aturan, serta metoda akses. Internet Engineering Task Force (IETF) menangani masalah-masalah teknis yang timbul di internet,  seperti masalah pada protokol, arsitektur dan pengoperasian internet. Internet Research Task Force (IRTF) menangani riset teknis, seperti sistem pengalamatan dan rekayasa lainnya. Internet Assigned Numbers Authority (IANA) mengatur pembagian alamat IP (IP#) ke berbagai negara dan organisasi. Internet Society (ISOC) menangani masalah administrasi dan struktur organisasi internet.

Badan usaha komersil kemudian menyediakan layanan akses dengan menyediakan koneksi dari komputer pengguna ke internet, dan badan ini disebut sebagai penyedia akses internet atau ISP. Beberapa ISP terkenal di dunia adalah America On Line (AOL), Australia OnLine, CompuServe, GEnie, dan Prodigy. Di Indonesia ada TelkomNet, IndosatNet, Wasantara Net, InterNux, dan sebagainya. ISP menyediakan koneksi dial-up melalui modem-telepon, koneksi wireless melalui antena WLAN, atau koneksi ADSL melalui telepon. Protokol koneksi yang digunakan adalah SLIP (Serial Line Interface Protocol) atau PPP (Point-to-Point Protocol), dimana koneksi SLIP biasanya lebih lambat dari PPP.

GAMBAR: Koneksi ke Internet

Secara logis jaringan internet dibagi kedalam beberapa domain, yang menurut standar IPv4 (Internet Protocol version 4) di-identifikasi melalui nomer IP 32 bit atau 4 angka biner yang dipisahkan dengan titik (seperti 192.168.10.25). Tipe domain standar antara lain:

.com = organisasi komersil
.edu  = institusi pendidikan di Amerika
.ac    = institusi akademik
.gov  = institusi pemerintah
.mil   = organisasi militer
.net   = penyedia akses jaringan
.org   = organisasi non-profit

Disamping itu domain juga dibagi berdasarkan negara, misalnya:

.au    =  Australia
.ca    =  Kanada
.id     =  Indonesia
.jp     =  Jepang
.my   =  Malaysia
.sw   =   Swedia
.th     =  Thailand

Sejarah: Biografi Pangeran Diponogoro

1. Biografi Lengkap Pangeran Diponegoro


Pangeran Diponegoro merupakan putra sulung dari Sultan Hamengkubuwono III, seorang raja Mataram di Yogyakarta. Beliau lahir pada tanggal 11 November 1785 di Yogyakarta dengan nama Mustahar dari seorang garwa ampeyan (selir) bernama R.A. Mangkarawati, yaitu seorang garwa ampeyan (istri non permaisuri) yang berasal dari Pacitan. Pangeran Diponegoro bernama kecil Raden Mas Antawirya (Bahasa Jawa: Ontowiryo).

Menyadari kedudukannya sebagai putra seorang selir, Diponegoro menolak keinginan ayahnya, Sultan hamengkubuwono III untuk mengangkatnya menjadi seorang raja menggantikan posisinya. Permintaan ayahnya ini ditolah oleh beliau mengingat ibunya bukanlah seorang permaisuri. Diponegoro pada saat itu mempunyai 3 orang istri, yaitu: Bendara Raden Ayu Kedhaton, Raden Ayu Ratnaningsih, & Raden Ayu Ratnaningrum.

Pangeran Diponegoro pada saat itu lebih tertarik pada kehidupan keagamaan dan merakyat. Sehingga beliau lebih suka tinggal di Tegalrejo tempat tinggal eyang buyut putrinya, permaisuri dari HB I Ratu Ageng Tegalrejo daripada di keraton. Pemberontakan Diponegoro terhadap keraton dimulai sejak kepemimpinan Hamengkubuwana V (1822) dimana Diponegoro menjadi salah satu anggota perwalian yang mendampingi Hamengkubuwana V yang pada saat itu baru berusia 3 tahun, sedangkan pemerintahan sehari-hari dipegang oleh Patih Danureja bersama Residen Belanda. Cara perwalian inilah yang tidak disetujui sama sekali oleh  Diponegoro.

3. Riwayat Perang Pangeran Diponegoro

Perang Diponegoro berawal ketika pihak Belanda memasang patok di tanah milik Pangeran Diponegoro di desa Tegalrejo. Pada saat itu, beliau memang sudah sangat kesal dengan kelakuan Belanda yang tidak menghargai adat istiadat setempat dan sangat mengeksploitasi rakyat dengan pembebanan pajak.

Sikap Diponegoro yang menentang Belanda secara terbuka ini mendapat simpati dan dukungan rakyat Indonesia. Atas permintaan dari pamannya, Pangeran Mangkubumi, Pangeran Diponegoro menyingkir dari Tegalrejo dan membuat markas di sebuah goa yang bernama Goa Selarong. Saat itu, Diponegoro menyatakan bahwa perlawanannya adalah perang sabil, perlawanan menghadapi kaum kafir. Semangat "perang sabil" yang dikobarkan Diponegoro membawa pengaruh luas hingga ke wilayah Pacitan dan Kedu. Salah seorang tokoh agama di Surakarta, Kyai Maja, ikut bergabung dengan pasukan Diponegoro di Goa Selarong. Perjuangan Pangeran Diponegoro ini didukung oleh S.I.S.K.S. Pakubuwono VI dan Raden Tumenggung Prawirodigdaya Bupati Gagatan.

Selama perang ini kerugian pihak Belanda tidak kurang dari 15.000 tentara dan 20 juta gulden. Berbagai cara terus diupayakan Belanda untuk menangkap Diponegoro. Bahkan sayembara pun dipergunakan. Hadiah 50.000 Gulden diberikan kepada siapa saja yang bisa menangkap Diponegoro. Sampai akhirnya Diponegoro ditangkap pada 1830.

Pada tanggal 8 Januari 1855, Pangeran Diponegoro wafat dan dimakamkan di Makassar, tepatnya di Jalan Diponegoro, Kelurahan Melayu, Kecamatan Wajo, sekitar empat kilometer sebelah utara pusat Kota Makassar.
 
Hasna's Blog Blogger Template by Ipietoon Blogger Template